"You may have heard it said, "If it can't be done with
excellence, don't do it." Well, Jesus never said that!" ~ Rick Warren
Di gereja kita perlu untuk
melibatkan tenaga sukarelawan untuk pelayanan. Sedihnya, ada banyak gereja yang
membuat standar begitu tinggi sehingga tidak banyak sukarelawan yang bisa
memenuhinya. Ada gereja-gereja yang menjadikan “ “excellence” sebagai suatu
berhala, sehingga orang-orang yang hanya punya kemampuan biasa-biasa saja
menahan diri untuk ikut terlibat pelayanan. Banyak orang Kristen tidak mau
melayani karena mereka merasa tidak cukup baik untuk melakukannya. Mereka
percaya kepada kebohongan bahwa pelayanan hanyalah porsi para superstars.
Mungkin Saudara pernah mendengar
pernyataan seperti ini, “Kalau hal tsb tidak bisa dilakukan secara excellence,
mending tidak usah dilakukan.” Well, Yesus tidak pernah membuat pernyataan
seperti itu! Bahkan sebenarnya, semua yang kita kerjakan kita awali dengan
standar yang buruk –dari situ kemudian kita baru belajar.
Alkitab berkata, “If you wait for
perfect conditions, you will never get anything done [Kalau kita menunggu
kondisi sempurna, kita tidak akan pernah berbuat apa-apa” (Pengkhotbah 11:4
NLT). Ayat ini secara sempurna menjelaskan kondisi banyak gereja sekarang ini.
Beberapa gereja menempatkan standar
excellence yang begitu tinggi sehingga seolah-olah mereka berkata pada para
sukarelawan, “Kalau hasil pekerjaanmu tidak professional, lebih baik tidak usah
melayani, karena kami hanya ingin yang terbaik.” Sikap seperti ini menciptakan
jemaat yang pasif dan sebagian besar jadi penonton saja.
"We simplify everything and accept less than perfect
performance in order to mobilize more people. It doesn't have to be perfect for
God to use and bless it. " ~ Rick Warren
Kita harus mengadopsi prinsip “cukup
baik” supaya lebih banyak orang lagi yang bisa dilibatkan dalam pelayanan. Kita
perlu sederhanakan segala sesuatunya dan menerima performance yang kurang
sempurna supaya bisa memobilisasi lebih banyak lagi orang. orang tidak perlu
jadi sempurna dahulu untuk bisa dipakai dan diberkati Tuhan.
Lebih baik kita melibatkan ribuan
orang dalam pelayanan daripada menjalankan gereja yang sempurna dengan beberapa
gelintir kelompok elite saja. Kita perlu membangun gereja dimana orang biasa
bisa mengerjakan aktivitas biasa tetapi mendapatkan hasil yang luar biasa. Ini
adalah resep sukses McDonalds yang mengembangkan gerainya dengan melibatka
tenaga kerja anak SMA. Systemnya berjalan dengan baik, tidak perlu talenta yang
luar biasa.
Buat suatu rencana dimana, “Orang-orang
biasa mengerjakan yang Yesus kerjakan, di mana pun mereka berada.” Dengan jalan
ini kita bisa memobilisasi lebih banyak orang lagi untuk melayani – bukan hanya
sekedar merekrutsuperstars dan para
ahli.
(Terjemahan bebas dari artikel ‘Why "good enough" is good enough’ by Rick Warren)