Tetapi orang yang berbudi
luhur merancang hal-hal yang luhur, dan ia selalu bertindak demikian.
NKJV : "But a generous man devises
generous things, And by generosity he shall stand." = “Tapi orang yang murah
hati merencanakan hal-hal yang murah hati, dan karena kemurahan
hatinya dia akan mendapat kedudukan.”
Kita bisa saja menjadi seorang pemberi
tetapi bukan pemberi yang murah hati karena memberi adalah satu hal namun
murah hati adalah hal yang lain.
Orang yang murah hati, baik hati,
orang yang tidak gampang menghakimi mudah sekali untuk memberi lebih dari yang
diharapkan, mau berjalan lebih jauh dan mencukupkan lebih dari yang dibutuhkan.
Orang yang murah hati adalah orang yang besar,
yang kalau bertindak selalu memikirkan kualitas yang lebih baik,
kuantitas yang lebih banyak, jauh lebih dari memberi sekedarnya saja!
Sedangkan lawan dari murah hati adalah pelit. Orang
yang pelit selalu mengukur dengan yang paling kecil, kualitas yang
paling rendah karena hal tersebut sesuai dengan nurani mereka.
Kunci untuk memiliki kemurahan hati
adalah Roh Kudusdan Alkitab memberikan banyak contoh tentang
kemurahan hati :
Dalam 2 Samuel 9:7-13, Raja Daud
menunjukkan kemurahan hati pada Mefiboset, cucu Saul dari Yonatan yang lumpuh. Mefiboset bukan hanya makan sehidangan
dengan Daud seumur hidupnya, tetapi Daud memberikan kembali seluruh tanah yang
dimiliki Saul, ditambah hamba-hamba dari rumah Saul dan segala pendapatan dari
propertinya Saul di masa lalu!
Kejadian 13:9 Abraham menunjukkan
kemurahan hati yang luar biasa pada waktu dia memberikan kepada keponakannya
Lot seluruh lembah Yordan – separuh dari seluruh tanah yang telah Tuhan janjikan
akan diberikan pada Abraham!
Yohanes 2:6-10, kemurahan hati Yesus ditunjukkan waktu Dia
mengubah air menjadi 680 liter anggur terbaik. Yesus melakukan ini di akhir
pesta, dimana biasanya orang sudah tidak mengharapkan ada air anggur tersisa,
apalagi air anggur terbaik.
Kisah Para Rasul 20:34-35, Paulus adalah orang yang murah hati karena
dia kerja keras dan menjadi makmur, kemudian dia mendukung keuangan semua orang
yangmelakukan perjalanan bersama dia.
Paulus menjelaskan bahwa alasan kemurahan hatinya adalah…. “harus mengingat
perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih
berbahagia memberi dari pada menerima.”
Kemurahan hati membuat orang-orang yang
ada dalam contoh-contoh ini menjadi orang-orang besar. Murah hati adalah pintu menuju takdir
ilahi yang luar biasa!