Kalau Gereja Pantekosta di Indonesia (selanjutnya disingkat GPdI)
bisa hadir di Lippo Cikarang kami sadar bahwa itu semua karena kasih
karunia Tuhan Yesus. Tuhan mempertemukan 3 orang yang tidak pernah
saling mengenal sebelumnya : Bp. Andreas Santosa (yang rindu ada pelayanan GPdI di Lippo Cikarang), Pdt. Michael P. Kairupan (gembala dari Pdt. Daniel P. Martono di GPdI Bethlehem Kelapa Gading pada waktu itu) dan Ibu Sylvia S. Tjondro (pemilik Ruko Union B-18, Lippo Cikarang pada waktu itu). Pertemuan mereka juga tidak lepas dari bantuan Bp. Yudi Prayogo & Ibu Sherly (Kakak Bpk. Yohanes Poso -Hosana Medika, Lippo Cikarang) yang waktu itu menjadi jemaat di GPdI Bethlehem Kelapa Gading.
Tidak lama setelah pembicaraan awal terjadi -kurang lebih 2 minggu kemudian- diputuskan untuk segera mengadakan Ibadah Perdana GPdI di Lippo Cikarang pada tanggal 5 Mei 1996, dengan menempatkan Pdt. Daniel P. Martono sebagai pelayan di tempat tersebut.
Lippo
Cikarang sendiri adalah sebuah kota yang mempunyai motto sebagai "kota
yang terlengkap di Timur Jakarta" berpenduduk 25.000 orang dalam lebih
dari 6025 rumah yang ada. Kota ini menawarkan fasilitas yang sangat
lengkap untuk gaya hidup yang nyaman dan sehat, didukung oleh manajemen
kota yang profesional guna memastikan kenyamanan, efisiensi, keamanan
dan keselamatan bagi warganya, dan juga menawarkan sebuah kehidupan
yang ideal untuk tinggal, bekerja dan bersukaria. Berikut ini kami tampilkan profil beberapa pelayananan yang ada di GPdI LC :
1. Ibadah Raya Umum & Stars Station ada
untuk merayakan hadirat Tuhan. Dalam Ibadah-Ibadah Raya yang ada kami
mengawalinya dengan lagu-lagu yang riang, upbeat untuk membangun
suasana yang hidup dan penuh dengan sukacita. Alkitab mengatakan
Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam
pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah
nama-Nya! (Maz 100:4) Di abad 21 ini televisi adalah salah satu
pengaruh budaya yang sangat kuat.
Generasi
ini juga disebut sebagai generasi MTV. Menyadari hal tersebut kami
ingin menyajikan ibadah-ibadah yang ringkas, tidak bertele-tele dan
tetap menarik bagi seluruh yang hadir dari awal sampai akhir.
Penyampaian firman yang dibantu dengan power point merupakan standar
yang kami lakukan di GPdI LC. Kami juga berusaha meminimalkan waktu
mati/dead time dalam setiap pergantian elemen ibadah. Agar setiap
pengunjung merasa comfortable maka kami menggunakan ruang-ruang dengan
fasilitas AC dan lift untuk mencapainya. Ibadah-ibadah kami
menyentuh rata-rata 402 jiwa setiap minggunya.
Untuk mengakomodasikan kebutuhan jemaat yang ada maka kami mengadakan 5 kali ibadah di akhir pekan:
Ibadah Raya 1 : Sabtu, pukul 18.30 Ibadah Raya 2 : Minggu, pukul 07.00 Ibadah Raya 3 : Minggu, pukul 10.15
Stars Station 1 : Sabtu, pukul 16.30 (umur 6-12 tahun) Stars Station 2 : Minggu, pukul 09.00 (umur 1-5 tahun)
2. Rumah Doa GPdI LC Menyatukan
Keluarga Tuhan dan membentuk komunitas-komunitas orang percaya yang
membagi hidup seperti dalam satu Keluarga. Untuk itulah Rumah Doa
diadakan. Sampai saat ini telah terbentuk 15 RD dengan Total rata-rata
kehadiran tiap minggu mencapai 150 orang. Di dalam RD ini jiwa-jiwa
digembalakan dan juga menjadi sarana penjangkauan bagi orang-orang baru
yang tinggal disekeliling mereka. Kami mendorong untuk tiap jemaat
dapat bergabung dalam RD karena untuk masa depan Gereja ini akan
berpusat disini dimana setiap jiwa dapat diperhatikan dalam
komunitas-komunitas kecil dan membagi hidup dalam satu keluarga Allah.
3. Cahaya Pengharapan Bagi Bangsa Pelayanan
untuk menjawab kebutuhan dengan kasih merupakan tantangan terbesar
Jemaat yang ditempatkan di tengah-tengah masyarakat yang kompleks.
Ternyata di Lippo Cikarang bukan saja dihuni oleh orang yang memiliki
kehidupan yang cukup tetapi juga terdapat penduduk yang kurang mampu
yaitu desa disekitar Lippo Cikarang. Berdasarkan kebutuhan ini Tuhan
menggerakkan untuk membuka pelayanan yang kami namakan Cahaya
Pengharapan Bagi Bangsa. Saat ini telah membantu 9 orang anak untuk
biaya sekolah, dan akan ditingkatkan menjadi 25 orang dalam waktu dekat
ini. Inilah kesempatan emas bagi Gereja sehingga kehadirannya dapat
dirasakan ditengah-tengah masyarakat yang belum percaya, bukan hanya
teori kasih tapi dalam praktek memberi.
4. Sekolah Kasih Karunia Berdiri
dari tahun 2001, Sekolah Kasih Karunia ada untuk Playgroup dan TK.
Sekolah ini memiliki komitmen membantu pendidikan dengan biaya yang
terjangkau. Disisi lain kami merindukan juga lewat sekolah ini dapat
mempengaruhi pembangunan karakter anak-anak dalam nilai-nilai kristen.
Untuk tahun ajaran 2003-2004 ada 20 anak yang bersekolah, 10 anak di
Play Group dan 10 anak di Taman Kanak-Kanak.
5. Internet Kami
punya impian bahwa lewat pemanfaatan teknologi ini dapat menjadikan
pelnginjilan begitu efektif untuk menjangkau banyak orang di berbagai
tempat. Menyadari tanggung jawab gereja bukan hanya di Lippo Cikarang
maka kami memasuki pelayanan di dunia maya melalui web site kami di
http://www.gpdi-lippocikarang.com