SELAMAT DATANG DI GPDI LIPPO CIKARANG WEBSITE

 

 

Space Ketiga

Lalu mereka membawanya... Kisah Para Rasul 17:19

 

Kisah Rasul 17:16-30 merekam kejadian saat Paulus di Athena dan sementara menyampaikan pidato yang terkenal di Mars Hill. Athena adalah pusat seni dan fashion –tetapi juga pusat penyembahan berhala. Orang-orang Athena menyembah banyak dewa, juga memuja uang, kesuksesan, kekuasaan dan seks. Bahkan nama kota tsb berasal dari dewa seks. Walaupun banyak orang Kristen canggung dengan hal-hal ini, Paulus memiliki kekuatan rohani untuk masuk dalam kebudayaan tsb dan melakukan pekerjaannya.

 

Paulus percaya bahwa “Pesan Injil itu kudus, tetapi metodenya tidak” (1 Korintus 9:22 Paulus berusaha untuk mencari titik temu dengan semua orang supaya bisa memenangkan mereka). Paulus tidak takut untuk bersinggungan dengan kebudayaan penyembahan berhala di Athena. Dia tahu bahwa Roh yang ada di dalam dirinya lebih besar dari roh yang ada di dunia ini.

 

Seorang penulis Kristen Erwin McManus menjelaskan bahwa kehidupan kekristenan terbagi menjadi beberapa “ruang/space” dan kita perlu memahami ruang-ruang tsb supaya bisa memenuhi kebutuhan orang dan menolong mereka mengalami Tuhan.

 

Space Pertama adalah rumah ibadat atau gereja. Space Pertama kita harus menjadi tempat di mana teman-teman kita yang belum kenal Tuhan bisa merasakan kasih, penerimaan, kuasa pemulihan dan kesembuhan Tuhan sehingga mereka bisa diselamatkan.

 

Space Kedua adalah “Marketplace” : area business, pendidikan, pemerintahan, seni & hiburan, media massa. Ini adalah area di mana kita menghabiskan sebagian besar waktu kita. Dan di Space Kedua ini kita perlu menjadi dutabesar-Nya Kristus!

 

Space Ketiga, adalah tempat seperti yang dilukiskan dalam KPR 17:18-19, dimana Paulus dibawa ke Sidang Majelis  Areopagus. Ini adalah tempatnya orang-orang yang berpengaruh terhadap kota tsb.

 

Untuk bisa masuk ke Space Ketiga ini maka kita perlu diundang.KPR 17:19 Lalu mereka membawanya...Dan supaya kita bisa diundang maka kita perlu excellent dalam apa yang kita lakukan di Space Kedua!

Biarlah kita sebagai gereja berusaha untuk bergerak bukan hanya di Space Pertama, tetapi excellent di Space Kedua, sehingga kita mendapatkan undangan untuk masuk ke SPACE KETIGA dan berbicara kepada para pemimpin industry dan para pemimpin negara ini serta mengadakan transformasi.

 

 (Sumber: Khotbah Ps Kong Hee di Asia Conference 2008; www. Citynews.sg)

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn